Hai sobat. ini pertama kali postingan saya di blogger. kali ini saya akan berbagi pegalaman tentang pendakian ke Gunung Prau Dieng. Kalian pasti tau kan keindahan Dieng di Wonosobo? ya disana sejuk nan asri. apalagi ditambah dengan kebun teh yang hijau. Itu yang saya rasakan ketika sampai di Dieng. Kami membawa 1 rombongan yang terdiri atas 3 pria dan 1 wanita. nanti saya akan berikan di akhir blog ini.
Kita mulai dari awal perjalanan.
Yaitu dari saya berangkat dari gombong pada pukul 11.00 WIB tapi di balik itu
ada kisah lucu.. You know orang Indonesia yang terkenal dengan NGARET TIME
ceritanya kita janjian pukul 08.00 WIB harus sudah berangkat dari gombong tapi
ternyata ada seorang yang ribet.. ya salah saya sih mengajak dia ndadak alias
malanya baru saya kabarin. Hehe namanya juga dadakan. Nah dia ceritanya prepare
minjam tas,jaket dan membawa baju tidak sedikit. Sampe-sampe tasnya penuh
dengan bajunya. Dan yang saya heran dia membawa dipan yaitu alas yang buat
kasur. Setelah itu kami jadinya berangkat pukul 11.00 WIB.
Pada pemberangkatan kami lewat
jalur banjarnegara. Ber empatlah kita berangkat dari gombong. 4 orang ini
pendaki pemula semua termasuk saya. Ini pertama kali saya mendaki ke Gunung
Prau. Kami melewati jalan yang berlikuk-likuk, menanjak curam, kami memakan
waktu sekitar 2 jam ke Patok Banteng posisi di Dieng. Kami memasuki kawasan
Wonosobo. Disitu suhunya sudah berbeda. Terasa dingin dari pada di gombong.
Kami berhenti di salah satu spot yang view nya bagus. Sekalian memakai jaket
dan sarung tangan. Kami mengambil beberapa gambar di spot itu.
Sesmapainnya di basecamp patok
banteng kami disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa. Memang benar dieng
itu negri diatas awan. tidak heran banyak kabut disana. Sekitar pukul setengah
tiga kita start dari basecamp menuju pos satu. Pendikian awal kita menaiki
anakan tangga yang panjang dan banyak. Kanan kiri banyak sayuran kobis yang
mengelilingi perjalanan kita.